Translate | Please Select Your Language


5 IKAN ASIN Paling MEWAH Dari Indonesia

Anda pecinta kuliner makanan laut terutama Ikan Asin ? sepertinya rasa cinta Anda terhadap Ikan laut mulai sekarang haruslah diwaspadai karena mengkonsumsi ikan laut secara rutin akan menyebabkan kanker. Ini bukan bermaksud menakut-nakuti agar tidak mengkonsumsi produk dalam negeri sendiri tetapi ini benar-benar himbauan dari dinas kesehatan yang telah meneliti kandungan gizi dari ikan asin.

“Ikan asin itu mengandung nitrosamin yang merupakan pencetus aktifnya virus Epstein-Barr yang merupakan penyebab utama kanker nasofaring (kanker tenggorokan atau THT),” jelas dr Budianto Komari, Sp.THT dari KSMF THT RS Kanker Dharmais, dalam acara penyuluhan ilmiah untuk awan ‘Diagnosa & Penatalaksanaan Karsinoma Nasofaring’ di RS Kanker Dharmais

Namun ada 5 Ikan Asin Paling Mewah Dari Indonesia, yaitu :

1. Ikan Teri Medan (Halus)


Price : Rp.± 70.000

Ikan teri medan yang gurih dan lezat menjadikan ikan asin ini menjadi ikan asin terfavorit diantara ikan asin

8 Tipe ANAK KOST Yang Sering Ditemui

Hidup di lingkungan rumah kost, yang tak hanya terdiri dari satu sampai dua kamar, tentu saja akan banyak ditemui berbagai macam karakter dan tipe-tipe anak kost. Dalam berbagai tipe itu, kadang kita temui tipe yang bisa jadi BF (best friend) kita atau cuma sekedar untuk teman makan kita.

Namanya juga manusia, sifat dan karakter mereka kadang unik d an kadang tidak bisa dimengerti. Apa saja tipe-tipe penghuni kostan yang biasa kita temui? Berikut adalah beberapa tipe yang kita himpun berdasarkan pengalaman dan sharing dengan anak kost lain:


1 Tipe Misterius

Walau seatap dengan makhluk ini, Anda akan merasakan dia sebagai orang asing. Gimana enggak? Keseharian dia dalam kosan selalu saja mendekam diri di dalam kamar, entah ngapain. Dia baru akan keluar kamar kalau saat mandi, mau makan atau berangkat kuliah-kerja. Dia tak pernah bergaul dengan penghuni lain nya.


2 Tipe Metrosexual(Dandan)

Wah… paling gak kalau Anda satu kostan dengan tipe semacam ini. Salah satu yang wajib Anda lakukan adalah jangan sampai Anda keduluan mandi saat pagi hari. Kenapa? karena orang yang seperti ini setidaknya mandi dua kali lipat lebih lama dari waktu yang dibutuhkan orang normal untuk mandi. Belum lagi kalau mau berangkat kuliah-kerja, baju yang dia kenakan pasti modis, setrikaannya sangat lurus dan parfumnya pasti sudah tercium dari kamar kita.


3 Tipe Loyal

Tipe inilah yang paling disukai oleh penghuni kostan lain. Biasanya dia sering ngajakin keluar kongkow atau sekedar jalan-jalan keliling kota. Dia paling tahu buat hepi-hepi. Dia juga lah yang bikin penghuni kostan bisa menyatu dan cocok antara satu sama lain.


4 Tipe Politisi

Mengenai tipe yang satu ini cocok buat penghuni kostan mahasiswa yang berkecimpung dengan dunia organisasi. Salah satu cirinya adalah dia paling tahu dengan isu-isu nasional dan seputar perpolitikan negara. Acara TV favoritnya adalah berita-berita dan debat tokoh politik, tak jarang saat menyaksikan acara tersebut dia turut berkomentar bak politisi handal.


5 Tipe Einstein

Hmm.. jangan ajak dia jalan kalau dia belum mengerjakan tugas. Dia paling rajin kalau urusan kuliah. Jangan heran jika banyak teman kampusnya yang main ke kost anda hanya sekedar untuk meminjam catatan/tugas atau numpang belajar lewat dia. Mungkin juga ‘side job’ dia ini akan laris saat menjelang ujian.


6 Tipe Homesick

Jangan harap menemui dia saat weekend atau hari libur, mereka akan lebih memilih untuk pulang kampung daripada stay dan berlibur dalam kostan. Biasany a tipe ini dimiliki oleh mereka yang rumahnya tak jauh dari kostan dia.


7 Tipe Irit

Menghemat, itulah ciri khas orang seperti ini. Apapun yang berbau gratis pasti sebisa mungkin dia lakukan. Menyebalkan sih, gimana enggak, pasta gigi saja pinjam, sabun pinjam, sampai motor pun pinjam tanpa diisi bensin. Saat ada makanan gratis dari ibu kost atau traktiran teman, dia lah yang paling bersemangat.


8 Tipe Bisnisman

Kalau tipe yang satu ini adalah tipe-tipe calon bisnisman handal. Bukan berarti tipe ini perhitungan lho, tipe ini biasanya mencari side job dengan jualan pulsa, distributor pakaian atau bisnis online.

7 RAMALAN Ki KUSUMO yang Terbukti ?

Menjelang tahun 2014 silam, Konsultan Supranatural Ki Kusumo pernah meramalkan tentang kejadian-kejadian penting yang bakal mewarnai negeri ini.
Menariknya, ada 7 ramalan Ki Kusumo yang benar-benar terbukti.

Pertama tentang musibah pesawat terbang yang secara gambalng diramal Ki Kusumo akan terjadi di akhir tahun 2014.

Kini, kejadiannya menimpa Indonesia Air Asia penerbangan 8501 yang hilang kontak saat terbang dari Surabaya ke Singapura, mengangkut 155 penumpang dan 7 kru.

Ramalan Ki Kusumo Kedua tentang kemunculan biduan dangdut yang membuat heboh

Cita Citata dengan lagu Sakitnya Tuh Disini adalah buktinya.Ketiga tentang perceraian artis yang meningkat. Kasus gugat cerai Nikita Mirzani, Jessica Iskandar, Fairuz A Rafiq, Tesa Kaunang, Farah Quinn, Nia Daniati hingga komedian Ginanjar menjadi bukti ramalan Ki Kusumo.

Keempat tentang tertangkapnya artis karena narkoba. Komedian Tessy yang ditangkap BNN karena mengonsumsi sabu-sabu salah satu contohnya.

Kelima, dalam hajatan Pilpres, aktor sekaligus produser Calo Calo Sorga ini meramalkan bahwa yang akan menang adalah kuda hitam, tapi bukan pemilik kuda. Ramalan Ki Kusumo terbukti dengan terpilihnya Jokowi menjadi Presiden RI.

Keenam, tentang bencana alam yang akan mengejutkan masyarakat Indonesia, diantaranya terjadi pada bencana tanah longsor di Banjarnegara Jawa Tengah, banjir di ibukota Jakarta dan meletusnya Gunung Gamalama di Ternate.

Terakhir, Ki Kusumo kala itu menyebut bahwa tahun 2014 adalah tahun penyelesaian. Kasus-kasus lama yang tersimpan mulai terbongkar. Kasus Century dan tertangkapnya para pejabat karena korupsi sepertinya cukup menjadi bukti ramalan Ki Kusumo.

10 LEGENDA MENYERAMKAN Dari Seluruh Dunia



Urban legend adalah sebuah cerita misterius yang tidak tahu asal-mulanya namun menyebar cepat di masyarakat. Legenda itu biasanya banyak mengandung banyak cerita rakyat sehingga sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Bahkan, kebanyakan urban legend diceritakan secara dramatis, seakan-akan itu adalah kisah yang memang terjadi dan nyata. Nah, berikut adalah sepuluh urban legend menyeramkan dari seluruh dunia.


1. Si Manis Jembatan Ancol



Siapa tak kenal Si Manis penunggu Jembatan Ancol. Urban legend yang berasal dari Jakarta ini telah tersohor hingga ke luar Pulau Jawa. Bahkan saking terkenalnya, kisah hantu ini sempat diangkat ke layar kaca dan menjadi hype di tahun 90-an. Ada beragam versi yang menceritakan tentang terbunuhnya Si Manis di Jembatan Ancol yang dulunya dikenal sebagai jembatan goyang tersebut. Salah satu versi mengisahkan bahwa Si Manis meninggal karena diperkosa lalu mayatnya dibuang ke sungai.

Lain cerita menggambarkan bahwa Si Manis yang kabarnya bernama Siti Ariah itu dibunuh oleh centeng kiriman Oey Tambahsia, seorang tokoh yang terkenal saat itu. Hingga kini, cerita tentang penampakan gadis cantik di jembatan tersebut masih santer terdengar.


2. Hantu perobek mulut



Ada sebuah legenda di Jepang dan China yang menceritakan tentang seorang gadis bernama Kuchisake-Onna. Beberapa orang mengatakan bahwa ia adalah istri seorang samurai. Suatu hari, ia berselingkuh dengan pria yang lebih muda dan lebih tampan. Ketika suaminya pulang, ia menemukan pengkhianatan istrinya. Karena murka, ia mengambil pedangnya dan merobek mulut istrinya dari telinga kanan hingga ke telinga kiri. Ada yang mengatakan bahwa wanita itu dikutuk untuk tidak pernah mati, dan hingga sekarang masih mengembara di dunia.


3. White Death



Ini adalah kisah tentang seorang gadis kecil di Skotlandia yang membenci hidupnya sendiri hingga akhirnya memutuskan untuk bunuh diri, dan tak lama kemudian keluarganya tahu apa yang telah dilakukannya. Kisah mengerikan itu dimulai ketika semua anggota keluarganya ditemukan meninggal beberapa hari kemudian dengan kaki terkoyak. Siapapun yang mempelajari tentang White Death akan berhadapan dengan hantu gadis itu. Dia akan datang untuk menemukan Anda dan mengetuk pintu Anda dengan keras. Ketika Anda membuka pintu, dia akan membunuh Anda karena takut Anda memberitahukan keberadaannya kepada orang lain.


4. Elisa Day



Pada abad pertengahan di Eropa, tinggal seorang wanita muda bernama Elisa Day, yang keindahan digambarkan seperti sekuntum bunga mawar yang cantik. Suatu hari, seorang pria muda datang ke kota itu dan langsung jatuh cinta pada Elisa. Mereka kemudian berkencan selama tiga hari. Pada hari pertama, pria itu mengunjungi rumah Elisa. Hari kedua, ia membawakan Elisa setangkai mawar merah dan memintanya untuk menemuinya di mana mawar liar tumbuh. Pada hari ketiga, ia membawa Elisa ke sungai di mana ia kemudian membunuhnya. Pria itu membunuh Elisa dengan menghantamkan batu ke kepala gadis itu dan berbisik: "Semua keindahan harus mati". Beberapa orang mengklaim telah melihat sosok hantu Elisa yang berkeliaran di sungai, darah tampak mengalir di sisi kepalanya sembari menggenggam setangkai mawar di tangannya.


5. Bloody Mary



Urban legend ini mengisahkan bahwa siapapun yang mengucapkan kata Bloody Mary sebanyak tiga kali di depan cermin akan memanggil roh pendendam. Ini adalah sebuah legenda tua, namun tidak ada yang tahu tentang asal-usul legenda Bloody Mary. Ada banyak versi yang menceritakan tentang siapa roh pendendam dalam kisah Bloody Mary, yang kabarnya adalah seorang wantia yang dibunuh karena berlatih sihir.


6. Ba jiao gui



Ba jiao gui secara harfiah diartikan sebagai hantu pisang. Hantu wanita yang tinggal di pohon pisang ini akan muncul sembarai meratap pada malam hari, kadang-kadang sambil membawa bayi. Dalam beberapa cerita rakyat dari Thailand, Malaysia dan Singapura, orang-orang senang meminta nomor undian dari hantu itu dengan harapan memenangkan undian. Mereka akan mengikat benang merah mengelilingi batang pohon dan menempelkan jarum di dalamnya dan kemudian mengikat ujung tali ke tempat tidur mereka.

Saat malam hari, Ba jiao gui akan muncul dan memohon kepada orang-orang itu untuk membebaskannya, dan sebagai imbalannya, ia akan memberikan nomor undian. Jika orang tersebut tidak memenuhi janjinya untuk membebaskan hantu tersebut setelah menang, dia akan bertemu dengan kematian yang mengerikan. Hantu ini sering disamakan dengan Pontianak, hantu dalam cerita rakyat Melayu.


7. Wila



Dalam mitologi Polandia, Wila adalah roh wanita yang sering muncul dalam bentuk gadis cantik, terkadang tanpa busana atau memakai gaun putih yang berkilau, rok hijau, dan jubah biru. Konon jika sehelai rambut Wila dicabut, dia akan mati, atau berubah ke wujud aslinya. Wila juga digambarkan memiliki kekuasaan atas angin dan dapat menciptakan badai kencang. Mereka biasanya tinggal di sekitar bukit, gunung, dan gundukan tanah yang tinggi.


8. Chupacabra



Chupacabra atau chupacabras adalah mahluk legendaris yang dikabarkan menghuni benua Amerika. Hal ini terkait dengan penampakan hewan tak dikenal di Puerto Rico (di mana penampakan ini pertama kali dilaporkan), Meksiko, dan Amerika Serikat. Nama makhluk ini diambil dari kebiasaannya yang dilaporkan senang menyerang dan minum darah ternak, khususnya kambing. Laporan penampakan dari Chupacabra sering diabaikan karena kurangnya bukti. Para ahli biologi dan pejabat satwa liar menganggap chupacabra hanyalah sebuah legenda yang menyebar di masyarakat dan belum terbukti kebenarannya.


9. Aka Manto



Aka Manto adalah urban legend terkenal dari Jepang yang menceritakan sosok roh jahat yang menghantui toilet sekolah. Roh itu akan bertanya apakah orang itu minta tisu merah atau biru. Dalam beberapa versi, Aka Manto dikisahkan sering menanyakan apakah seseorang ingin jubah merah atau biru. Sering digambarkan sebagai seorang pria tampan yang terus-menerus diburu oleh pengagumnya, Aka Manto suka memakai topeng untuk menyembunyikan wajahnya. Ketika seseorang sedang duduk di toilet, suara misterius akan muncul dan menanyakan apakah orang itu ingin tisu merah atau biru.

Jika orang itu menjawab tisu merah, dia akan diiris terpisah sampai pakaiannya berwarna merah. Jika orang itu memilih tisu biru, dia akan dicekik sampai wajahnya membiru. Setiap usaha untuk mengakali Aka Manto dengan meminta warna yang berbeda akan menyebabkan seseorang diseret ke akhirat. Satu-satunya jawaban yang benar adalah dengan mengatakan tidak ada tisu.


10. Penumpang misterius



Legenda perkotaan ini sangat populer di barat. Konon siapapun yang bepergian sendiri saat malam dan menemukan seorang wanita yang meminta tumpangan akan mengalami kejadian aneh yang menyeramkan. Wanita itu akan minta diantarkan ke rumahnya yang hanya berjarak beberapa mil dari lokasi dia memberhentikan mobil. Sesampainya di tempat tujuan, sang pengemudi akan menoleh ke kursi belakang untuk mengatakan bahwa mereka telah sampai di tempat tujuan. Anehnya, penumpang asing itu telah hilang dari kursinya.

Inilah sepuluh urban legend yang populer dari seluruh dunia. Benar atau tidak, semua tergantung Anda karena sejatinya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Misteri MBAH DIPO Dan Gunung SEMERU


Setiap penggemar pecinta Alam khususnya pendaki gunung...pasti memiliki keinginan untuk mencapai salah satu puncak tertinggi di Indonesia ini. Karena memang gunung semeru merupakan favorit pendakian. Apakah ini karena misteri yang terkandung didalamnya ataukah hanya sekedar menikmati keindahan alamnya yang memang luar biasa.

Misteri gunung Semeru tak ubahnya juga seperti misteri gunung-gunung lain di Pulau Jawa. Seperti misteri gunung Merapi di Jawa Tengah, misteri gunung Lawu, Misteri gunung Bromo, Misteri Gunung Slamet. Dan hampir semua Gunung memiki misterinya sendiri-sendiri. Misteri ini melegenda dan menjadi kisah rakyat yang diceritakan secara turun temurun.

Gunung Semeru yang memiliki tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (DPL) merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa. Semeru menyuguhkan keindahan alam dan menyimpan aneka misteri gaib. Meski akhir-akhir ini Gunung Semeru sering mengeluarkan lahar dingin, hujan abu dan lelehan lahar yang turun dari bibir kawah yang bernama Kawah jonggring Saloko, namun hal tersebut tidak membuat warga takut.

Sebab mereka yakin, jika gunung meletus, 'penguasa' yang ada di gunung tersebut akan menyampaikan tanda-tanda yang tidak mampu dinalar oleh manusia biasa. Dan yang bisa menangkap tanda-tanda tersebut hanya satu orang, yakni Mbah Dipo yang dipercaya sebagai 'juru kunci' Mahameru, nama puncak Semeru. Mbah Dipo mirip Mbah Maridjan, 'juru kunci' Gunung Merapi. Mbah Dipo tinggal di Dusun Kamar A, daerah yang sangat rawan apabila Semeru benar-benar meletus dan mengeluarkan lahar panas yang melintas di Sungai Curah Kobokan dan Sungai Lengkong.

Namun sayangnya mereka kini tak punya lagi seorang juru kunci seperti Mbah Dipo. Mbah Dipo telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. "Beberapa tahun lalu sebelum Mbah Dipo meninggal, saya sempat bertemu beliau. Beliau mengatakan tidak akan pernah terjadi apa-apa semasih ada saya, tapi sayang sekarang Mbah Dipo sudah meninggal," kata Suwandi (55), warga Dusun Curah Kobokan, Lumajang, saat berbincang dengan detikcom, . Seandainya Semeru benar-benar meletus hanya satu pesan Mbah Dipo yang diingat Suwandi hingga kini.

"Jangan pernah lari ke arah Desa Gunung Sawur tapi larilah menuju ke arah sungai.Tapi kita sebagai manusia semuanya kita kembalikan lagi kepada Yang Di Atas," kata Suwardi. Konon puncak Mahameru diyakini sebagai tempat suci, tepatnya istana para dewa. Warga yang tinggal di lereng Semeru mupun pendaki gunung itu percaya roh para dewa masih setia menjaga Mahameru. Hantu Cantik Yang juga menarik adalah pengakuan para pendaki gunung yang melihat sesuatu yang aneh di malam hari. Mereka mengaku melihat cahaya berwarna oranye di tengah Danau Ranu Kumbolo yang berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita cantik.

Selain itu di danau tersebut juga terdapat banyak ikan mas yang tidak diketahui asal muasalnya, tiba-tiba saja ada. Diyakini ikan-ikan tersebut adalah jelmaan dari hantu wanita cantik serta para dayang-dayangnya.

Haram hukumnya bagi warga sekitar Mahameru maupun para pendaki untuk memancing ikan mas di sana. Percaya atau tidak, yang jelas cerita mistis itu masih hidup hingga kini di tengah kecantikan Semeru.

Semeru adalah gunung tertinggi di tanah Jawa. Letaknya berada di Propinsi Jawa Timur. Bersanding dengan Bromo dan Arjuna, meski tak sedekat hubungan Sindoro-Sumbing atau Merapi-Merbabu di Jawa Tengah.

Mahameru adalah sebutan untuk Puncak Semeru. Gunung berketinggian 3676 meter di atas permukaan laut ini memiliki banyak kisah yang mampu menarik perhatian para pendaki. Sosok Shoe Hoek Gie, tokoh tahun 70-an pun memiliki hubungan dengan gunung Semeru. Di tempat inilah, Hoek Gie harus menghembuskan nafas yang terakhirnya.

Untuk naik ke gunung ini, salah satu jalur yang banyak ditempuh adalah melalui kota Malang. Dari kota Apel ini, pendakian ke Gunung Mahameru berawal dari sebuah daerah bernama Ranu Pane. Di Ranu Pane ini, banyak pendaki mulai menentukan waktu untuk mengawali pendakian.

Dari Ranu Pane, perjalanan setengah hari menuju daerah bernama Ranu Kumbolo. Di lokasi ini, terdapat danau sehingga di tempat ini para pendaki sering menghabiskan malam untuk beristrirahat dan menikmati keindahan danau di atas ketinggian.

Misteri Arcopodo

Perjalanan dari Ranu Kumbolo, para pendaki akan dipertemukan dengan daerah yang ditumbuhi hutan lebat. Dari sinilah, banyak kisah yang bernuansa mistik terjadi. Konon banyak yang menyebut kawasan hutan tersebut adalah hutan yang mistis. Sebab, tak jarang pendaki tersesat di hutan tersebut meski sudah berulang kali mendaki Mahameru.

Orang Jawa mengatakan, “oyot kesimpar”. Artinya, seseorang akan dibuat linglung dan hanya berputar-putar di jalan yang itu-itu saja selama waktu yang panjang. Di kawasan ini, para pendaki harus memperbanyak do’a kepada Sang Pencipta dan mengurangi sikap sombong dan bercanda yang kurang perlu.

Selepas hutan, akan bertemu sebuah dataran lapang yang menyimpan banyak misteri. Inilah yang dinamakan Arcopodo. Artinya adalah arca kembar. Dalam legenda Mahameru, diceritakan bahwa di tempat tersebut terdapat dua buah arca yang berdiri kembar. Pendirinya adalah prajurit dari jaman kerajaan Majapahit.

Hanya, keberadaan arca tersebut tidak bisa dilihat oleh sembarang orang. Hanya orang yang memiliki “kelebihan” saja yang bisa mengetahui keberadaan arca kembar tersebut. Dan yang melihatnya pun, masing-masing memiliki beragam versi terkait wujud arca kembar tersebut.

Ada yang berkata bahwa arca tersebut sebesar anak kecil. Namun ada juga yang mengatakan bahwa arca tersebut sangat besar sehingga bisa terlihat dari jauh, seperti dari Ranu Kumbolo. Selain itu, bagi orang biasa yang “terpilih” pun, pada akhirnya bisa menyaksikan keberadaan arca tersebut. Dan Arcopodo adalah akhir pos pendakian sebelum seseorang mencapai puncak Semeru. Puncak Mahameru, tempat tertinggi di tanah Jawa.

KITAB IBLIS yang Ditemukan MANUSIA


Quote:
Codex Gigas atau Giant Book atau Naskah Kuno Besar, adalah manuskrip dari abad pertengahan terbesar di dunia. Codex ini juga dikenal sebagai “Kitab Suci Setan” karena terdapat ilustrasi yang diyakini bergambar setan dan legenda penciptaan setan pada Codex tersebut.


Codex Gigas diperkirakan dibuat pada awal abad ke-13 di Biara Podlažice, Bohemia (kini Republik Ceko). Pada manuskrip ini terdapat Kitab Suci Vulgata, dan juga dokumen-dokumen historis yang ditulis dalam bahasa Latin.

Codex Gigas pernah dirampas saat ‘Perang Tiga Puluh Tahun’


Selama “Perang Tiga Puluh Tahun” di Eropa pada tahun 1648, Codex Gigas pernah dirampas oleh tentara Swedia. Perang Tiga Puluh Tahun adalah sebuah konflik yang terjadi antara tahun 1618 hingga 1648, khususnya di wilayah yang sekarang menjadi negara Jerman, dan melibatkan sebagian besar kekuatan-kekuatan di kawasan tersebut pada zamannya.

Ada beberapa sebab mengapa perang ini terjadi. Meskipun tampak sebagai konflik keagamaan antara kaum Protestan dan Katolik, persaingan antara dinasti Habsburg (yaitu dinasti dari bangsa Austria yang merupakan salah satu istana kerajaan terpenting di Eropa dan paling dikenal karena asal dari semua Kaisar Romawi Suci), melawan atau berperang dengan kekuatan lainnya, juga merupakan salah satu motif penting terjadinya perang ini.


Persaingan antara dinasti Habsburg melawan kekuatan lainnya ini dapat terlihat dari fakta, bahwa kaum Katolik Perancis mendukung pihak Protestan, yang meningkatkan persaingan antara Perancis dan Habsburg. Akibat dari Perang Tiga Puluh Tahun disertai oleh musibah kelaparan dan wabah penyakit yang sangat mengerikan.

Perang mungkin hanya berlangsung 30 tahun, tetapi konflik yang memicunya tetap berlanjut hingga waktu yang lama. Perang ini diakhir melalui perjanjian perdamaian atau Perjanjian Westphalia yaitu serangkaian perjanjian perdamaian yang ditandatangani antara bulan Mei dan Oktober 1648 di Osnabrück dan Münster.

Perjanjian ini mengakhiri Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648) di Kekaisaran Romawi Suci dan Perang Delapan Puluh Tahun (1568–1648) antara Spanyol dan Republik Belanda. Spanyol secara resmi mengakui kemerdekaan Republik Belanda.

Disimpan di Perpustakaan Nasional Swedia di Stockholm

Saat ini Codex Gigas tersimpan di Swedish Royal Library di Stockholm. Dibutuhkan tenaga dua pustakawan untuk mengangkat buku tersebut. Buku ini sering juga disebut ‘alkitab iblis’ karena adanya sebuah ilustrasi ukuran besar bergambar setan didalamnya.

Codex Gigas ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihiasi dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm.


ada mulanya, Codex Gigas memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa.

Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan Biara Ordo Benediktus. Berat Codex Gigas hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis Codex ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.

Biara tempat Codex ini dibuat telah dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada Codex Gigas menunjukkan bahwa pembuatan Codex tersebut adalah sekitar tahun 1229 Masehi. Setelah penulisannya, Codex Gigas ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara Benediktus di Byoevnov.

Dari tahun 1477-1593, Codex ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf-II. Pada tanggal 24 September 2007, Codex Gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.

Isi Codex Yang Misterius


Isi dari kodeks ini antara lain adalah “a sum of the Benedictine orders knowledge, The War of the jews”, tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh Alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Sevilles encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Pragues Chronicle of Bohemia, dan berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), juga sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.


Seluruh isi Codex ini ditulis dalam bahasa Latin. Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Dan seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok.

Yang luar biasa adalah, keseluruhan isi Codex ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman, yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan.

Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan isi Codex ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.

Salah satu yang menarik dan misterius adalah pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm.

Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, membuat halamannya berbeda dengan keseluruhan isi Codex.

Legenda Codex Gigas
Quote:
Menurut legenda, penulis Codex itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan cara diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya, ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam.
Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Kemudian ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam Codex tersebut.

Itulah kenapa naskah kuno atau manuskrip atau codex ini dinamakan Kitab Iblis. Walaupun disebutkan adanya legenda yang melibatkan iblis pada zaman inkuisisi, namun Codex ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.

KISAH ANEH saat TSUNAMI Aceh



Banda Aceh - Banyak kisah yang terjadi 10 Tahun Tsunami Aceh lalu, saat gelombang tsunami meluluhlantakkan Aceh. Namun banyak juga kisah gaib di luar nalar manusia, seperti yang dialami Umi Kalsum (58).

Nenek berusia 58 tahun yang dikenal dengan panggilan Mak Sum ini selamat dari maut berkat bantuan seekor ular.

Pada Minggu pagi 26 Desember 10 tahun silam, Umi Kalsum menuturkan, ia sedang asyik menanam bunga di perkarangan rumahnya di Desa Alu Naga, Kabupaten Aceh Besar. "Saya memang suka bunga sejak dari gadis," ujar Umi, Rabu (24/12/2014).

Namun tiba-tiba bumi bergoyang dihempas gempa berkekuatan 9,1 skala Richter. Beberapa menit setelah gempa orang berlarian sambil berteriak air laut naik. "Mak jangan lari, kata anak saya, itu air laut sudah naik. [Tapi] Saya lari sama cucu saya yang saat itu umurnya 5 tahun," cerita Umi.

Belum jauh Umi berlari, tiba-tiba tubuhnya terhempas gelombang tsunami, cucunya terlepas dari genggaman tangannya.

"Kami sudah teraduk-aduk dalam air, sesaat sempat saya liat cucu saya dalam air, saya coba raih tapi tidak dapat, yang ada tangan saya kesangkut di pagar, ini hampir putus," kisah Umi.

Umi Kalsum pun hilang kesadarannya karena terombang-ambing gelombang pekat tsunami. "Saya sadar pertama sudah di jembatan ini (Jembatan Kajhu), ya subhanallah mulut ular itu di depan mata saya, tubuh saya itu dililitnya," ujar Umi Kalsum dalam bahasa Aceh.

Umi tidak tahu sejak kapan ular tersebut bersamanya, "Ada yang lihat orang sini, katanya saya dibawa ular hingga ke tengah sungai, dipikir saya sudah nggak selamat," ucap dia.

Dikira Pohon Pisang

Permu****n Umi Kalsum berada kurang lebih 100 meter dari pinggiran Pantai Kuala Alu Naga. Awalnya, Umi Kalsum mengira ular tersebut hanyalah sebatang pohon pisang.

"Warnanya loreng, sampai di jembatan itu saya sudah sadar, begitu lihat kepala ular, ya subhanallah, saya cuma berucap selamatkan saya ke darat ya meutuah (mulia)," kenang Umi. Ular tersebut sebesar tiang listrik.

Saat tubuh Umi dalam lilitan ular tersebut, Umi sempat melihat mayat-mayat korban tsunami berhanyutan dengan sampah memenuhi Krueng (sungai) Aceh yang bermuara ke lautan Alu Naga.

"Begitu saya ucapkan selamatkan saya ya meutuah (mulia), ular itu langsung nyelam dalam air, dengan posisi tubuh saya masih dililit, sampai saya sangkut dengan sampah di kawasan sungai Lamyong, itu saya masih dililit," kata Umi.

Sesampainya Umi di kawasan Sungai Lamyong, beberapa menit kemudian seorang remaja melemparkannya sehelai baju kaos, disusul seorang wanita yang memberikannya sehelai gorden untuk menutupi tubuhnya.

"Baju saya udah koyak semuanya, tinggal benang di leher saja," imbuh Umi.

Ditumpuk Mayat

Setelah Umi menutupi tubuhnya barulah datang 3 pemuda, yang menurutnya ketiga pemuda itu merupakan relawan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Ditarik badan saya dari lilitan ular, tiba-tiba ular itu melepas saya dengan meluruskan tubuhnya, dan pergi entah ke mana," lanjut Umi.

"Sempat saya bilang sama anak itu, pas ditarik saya, nak ada ular, tidak apa-apa katanya dia nggak ganggu kita," cerita nenek yang juga kehilangan 30 sanak saudaranya saat tsunami menghantam desanya.

Selain itu Umi juga melihat ayam jago miliknya juga selamat berenang di atas sehelai papan tidur miliknya. "Ayam meutuah (mulia) itu juga selamat di atas papan tidur saya, itulah mungkin kuasa Allah," ujar Umi.

Setelah diselamatkan relawan PMI, Umi sempat mendapatkan perawatan. Namun karena kondisi saat itu tidak kondusif dan tubuhnya yang lelah, dia sempat tertidur di jalanan, hingga tubuhnya diangkut dan diletakkan dengan tumpukan mayat lainnya.

"Saya diangkut ke daerah kuburan T Nyak Arif ditumpukin saya dengan mayat di situ," tutur Umi.

Kini, setelah tsunami Aceh berlalu, Umi kembali lagi ke kampung halamannya menata kehidupan dan bergelut kembali dengan kegiatannya sama seperti sebelum terjadinya bencana tersebut.

"Kerjaan saya bidan kampung, obatin orang, mandiin mayat orang perempuan, cukur rambut bayi, hadiri kenduri gitu," pungkas Umi Kalsum.

IKAN DEWA di Telaga RAMBUT Monte


Jalan berkelok-kelok. Angin begitu semilir menyelusup sela-sela ranting pohon menjulang. Kebun teh dan persawahan hijau tampak terhampar. Matahari pun tak bersinar begitu terik. Bahkan, sesekali tampak berlindung di gumpalan awan yang pekat. Udara sejuk mendekap kawasan Rambut Monte.

Rambut Monte adalah salah satu objek wisata religi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Objek wisata ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar. Rambut Monte berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari.

Jalan menuju Rambut Monte cukup berkelok-kelok, namun tidak membosankan. Sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan alam yang elok, seperti kebun teh Bantaran, hamparan sawah yang hijau dan aneka tanaman sayuran yang segar.

Bahkan, pohon durian yang buahnya lebat, mudah dijumpai sepanjang perjalanan. Udara di kawasan tersebut sangat sejuk karena berada di antara lereng Gunung Kelud dan Gunung Kawi.
Quote:
Kawasan wisata Rambut Monte dibagi menjadi tiga bagian utama, yakni pelataran atau biasa digunakan untuk parkir kendaraan bermotor, areal candi dan telaga yang terdapat Ikan Dewa. Untuk masuk areal wisata pengunjung hanya dikenai tarif Rp3.000 per orang.
Konon, nama Rambut Monte berasal dari dua kata, rambut dan monte. Rambut dari kata buyut yang disingkat menjadi but dan ditambah kata awalan ra sebagai penghormatan, sehingga rambut memiliki pengertian tempat suci yang dihormati.
Sedangkan nama monte merupakan sejenis tumbuhan yang buahnya atau bijinya berbentuk melengkung. Jadi Rambut Monte pada jaman dahulu merupakan tempat yang disucikan atau dikeramatkan oleh masyarakat sekitar.

Candi Rambut Monte berada di sisi kanan dari komplek wisata ini. Candi Rambut Monte terbuat dari batu andesit berbentuk segi empat, dengan berukuran panjang 292 cm, lebar 296 cm dan tingginya 85 cm. Kondisi candi diduga sudah tidak lengkap.

Pada jaman Majapahit candi Rambut Monte merupakan tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu. Bagian yang tersisa dari candi ini hanyalah Kamadathu atau kaki Candi dan Rupadathu atau badan Candi. Pada samping candi terdapat artefak yang menyerupai Lingga Yoni, lambang kesuburan.

Di depan artefak yang menyerupai Lingga Yoni terdapat kepala Kala, anak Dewa Siwa. Kepala Kala ini tidak seperti Kala yang digambarkan pada umumnya yang menyeramkan, kepala raksasa berambut gimbal bertanduk dengan taring yang tajam, tapi justru seperti kepala manusia dalam posisi merangkak.

Legenda

Sementara itu, di bawah candi terdapat sebuah telaga yang dihuni oleh sejumlah ikan yang oleh warga sekitar disebut Ikan Dewa. Namun, sebagian warga lainnya menyebutnya ikan sengkaring, yakni seperti wader (Labeobarbus siamensis) berukuran cukup besar, panjang sekitar 60 centimeter. Jumlah ikan di telaga ini konon tetap, tidak pernah berubah.

Karena itu, meskipun ikan-ikan ini nampak jinak, tetapi tidak seorangpun yang berani menangkapnya. Kepercayaan masyarakat sekitar mengenai ikan-ikan keramat itu berdasarkan legenda yang beredar sejak dahulu kala. Konon dulu di lokasi ini terjadi perkelahian antara Rahwana dan Naga melawan Mbah Rambut Monte, keturunan Kerajaan Majapahit.
Quote:
Pertarungan itu dimenangkan oleh Mbah Rambut Monte. Mbah Rambut Monte kemudian mengutuk Rahwana dan Naga menjadi candi berbentuk monyet dan relief naga. Mbah Rambut Monte berpesan kepada sejumlah muridnya agar menjaga batu candi yang berwujud Rahwana dan relief naga.
Namun karena sebagian muridnya tidak mematuhi perintahnya, Mbah Rambut Monte marah besar dan mengutuk murid-muridnya menjadi ikan Sengkaring yang hingga saat ini masih mendiami telaga.

Untuk menikmati keindahan telaga yang dikelilingi bukit dan pepohonan tinggi yang rindang itu, telah disiapkan semacam gazebo yang sedikit menjorok ke tengah telaga. Telaga tersebut berair sangat jernih. sehingga pengunjung mudah menikmati keberadaan Ikan Dewa dengan leluasa. Di telaga tersebut terdapat dua sumber mata air yang terus mengalirkan air sepanjang masa.

Objek wisata Rambut Monte, seperti pemberitahuan yang tertulis di loket pembelian tiket masuk, buka 24 jam. Pengunjung tampaknya tidak hanya bisa menikmati keindahan panorama pada siang hari tapi juga suasana malam di tempat ini.

Misteri DRACULA Ternyata Bukan HANTU


MISTERI DRACULA TERNYATA BUKAN HANTU - Wallachia, sekarang bagian dari Rumania. Pada abad pertengahan. Pemerintah Rumania menganggapnya sebagai pahlawan nasional, karena kematiannya dalam perang melawan Islam.

Nama aslinya Vlad Tepes (dibaca Tse-pesh). Dia lahir sekitar bulan Desember 1431 M di Benteng Sighisoara, Transylvania, Rumania. Ayahnya bernama Basarab (Vlad II), yang terkenal dengan sebutan Vlad Dracul, karena keanggotaannya dalam Orde Naga. Dalam bahasa Rumania, “Dracul” berarti naga. Sedangkan akhiran “ulea” artinya “anak dari”. Dari gabungan kedua kata itu, Vlad Tepes dipanggil dengan nama Vlad Draculea ( dalam bahasa Inggris dibaca Dracula), yang berarti anak dari sang naga.

Ayah Dracula adalah seorang panglima militer yang lebih sering berada di medan perang ketimbang di rumah. Praktis Dracula hanya mengenal sosok sang Ibu, Cneajna, seorang bangsawan dari kerajaan Moldavia. Sang ibu memang memberikan kasih sayang dan pendidikan bagi Dracula. Namun itu tidak mencukupi untuk menghadapi situasi mencekam di Wallachia saat itu. Pembantaian sudah menjadi tontonan harian. Seorang raja yang semalam masih berkuasa, di pagi hari kepalanya sudah diarak keliling kota oleh para pemberontak.

Pada usia 11 tahun, Dracula bersama adiknya, Radu, dikirim ke Turki. Hal ini dilakukan sang Ayah sebagai jaminan kesetiaannya kepada kerajaan Turki Ustmani yang telah membantunya merebut tahta Wallachia dari tangan Janos Hunyadi. Selama di Turki, kakak beradik ini memeluk agama Islam, bahkan mereka juga sekolah di madrasah untuk belajar ilmu agama. Tak seperti adiknya yang tekun belajar, Dracula justru sering mencuri waktu untuk melihat eksekusi hukuman mati di alun-alun. Begitu senangnya dia melihat kepala-kepala tanpa badan dipancang di ujung tombak. Sampai-sampai sehari saja tidak ada hukuman mati, maka dia segera menangkap burung atau tikus, kemudian menyiksanya dengan tombak kecil sampai mati.

Dengan status muslimnya, Dracula mempunyai kesempatan belajar kemiliteran pada para prajurit Turki yang terkenal andal dalam berperang. Dalam waktu singkat dia bisa menguasai seni berperang Turki, bahkan melebihi prajurit Turki lainnya. Hal ini menarik perhatian Sultan Muhammad II ( di Eropa disebut Sultan Mehmed II). Hingga pada tahun 1448 M, menyusul kematian Ayah dan kakaknya, Mircea, yang dibunuh dalam kudeta yang diorganisir Janos Hunyadi, Kerajaan Turki mengirim Dracula untuk merebut Wallachia dari tangan salib Kerajaan Honggaria. Saat itu Dracula berusia 17 tahun.

Aksi Biadab Dracula

Dengan bantuan Turki Dracula dapat merebut tahta Wallachia. Setelah itu, sebagian besar pasukan kembali ke Turki dengan menyisakan sebagian kecil di Wallachia. Tanpa pernah diduga, Dracula murtad dan berkhianat. Dia menyatakan memisahkan diri dari Turki. Para prajurit Turki yang tersisa di Wallachia ditangkapi. Setelah beberapa hari disekap di ruang bawah tanah, mereka diarak telanjang bulat menuju tempat eksekusi di pinggir kota. Di tempat ini seluruh sisa prajurit Turki dieksekusi dengan cara disula. Yakni dengan ditusuk duburnya dengan balok runcing sebesar lengan, kemudian dipancangkan di tengah lapangan.

Dua bulan kemudian Janos Hunyadi berhasil merebut tahta Wallachia dari tangan Dracula. Namun pada tahun 1456 hingga 1462 Dracula kembali berkuasa di Wallachia. Masa pemerintahannya kali ini adalah masa-masa teror yang sangat mengerikan. Yang menjadi korban aksi sadisnya bukan hanya umat Islam yang tinggal di Wallachia, tapi juga para tuan tanah dan rakyat Wallachia yang beragama Khatolik.

Di hari Paskah tahun 1459, Dracula mengumpulkan para bangsawan dan tuan tanah beserta keluarganya di sebuah gereja dalam sebuah jamuan makan. Setelah semuanya selesai makan, dia memerintahkan semua orang yang ada ditempat itu ditangkap. Para bangsawan yang terlibat pembunuhan ayah dan kakaknya dibunuh dengan cara disula. Sedang lainnya dijadikan budak pembangunan benteng untuk kepentingan darurat di kota Poenari, di tepi sungai Agres. Sejarawan Yunani, Chalcondyles, memperkirakan jumlah semua tahanan mencapai 300 kepala keluarga. Terdiri dari laki-laki dan perempuan, orang tua, bahkan anak-anak.

Aksi Dracula terhadap umat Islam di Wallachia jauh lebih sadis lagi. Selama masa kekuasaannya, tak kurang dari 300 ribu umat Islam dibantainya. Berikut sejumlah peristiwa yang digunakan Dracula sebagai ajang pembantaian umat Islam:

Pembataian terhadap prajurit Turki di ibu kota Wallachia, Tirgoviste. Ini terjadi pada awal kedatangannya di sana, setelah mengumumkan perlawanannya terhadap Turki.

Pada 1456, Dracula membakar hidup-hidup 400 pemuda Turki yang sedang menimba ilmu pengetahuan di Wallachia. Mereka ditangkapi dan ditelanjangi, lalu diarak keliling kota yang akhirnya masukkan ke dalam sebuah aula. Aula tersebut lalu dibakar dengan ratusan pemuda Turki di dalamnya.

Aksi brutal lainnya, adalah pembakaran para petani dan fakir miskin Muslim Wallachia pada acara penobatan kekuasaannya. Para petani dan fakir miskin ini dikumpulkan dalam jamuan makan malam di salah satu ruangan istana. Tanpa sadar mereka dikunci dari luar, kemudian ruangan itu dibakar.

Dendam Dracula terhadap Turki dan Islam semakin menjadi. Untuk menyambut hari peringatan St. Bartholome, 1459, dia memerintahkan pasukannya untuk menangkapi para pedagang Turki yang ada di Wallachia. Dalam waktu sebulan terkumpullah 30 ribu pedagang Turki beserta keluarganya. Para pedagang yang ditawan ditelanjangi lalu digiring menuju lapangan penyulaan. Lalu mereka disula satu persatu.

Aksi kejam lainnya adalah dengan menyebar virus penyakit mematikan ke wilayah-wilayah yang didiami kaum Muslimin. Dia juga memerintahkan pasukannya meracuni Sungai Danube. Ini adalah taktik Dracula untuk membunuh pasukan Turki yang membangun kubu pertahanan di selatan Sungai Danube.

Hutan Mayat yang Tersula

Pada 1462 M, Sultan Turki, Muhammad II mengirim 60 ribu pasukan untuk menangkap Dracula hidup atau mati. Pemimpin pasukan adalah Radu, adik kandung Dracula. Mengetahui rencana serangan ini, Dracula menyiapkan aksi terkejamnya untuk menyambut pasukan Turki.

Sepekan sebelum penyerangan, dia memerintahkan pasukannya untuk memburu seluruh umat Islam yang tersisa di wilayahnya. Terkumpullah 20 ribu umat Islam yang terdiri dari pasukan Turki yang tertawan, para petani, dan rakyat lainnya. Selama empat hari mereka digiring dengan telanjang bulat dari Tirgoviste menuju tepi Sungai Danube. Dua hari sebelum pertempuran, para tawanan disula secara masal di sebuah tanah lapang. Mayat-mayat tersula tersebut kemudian diseret menuju tepi sungai. Lalu dipancang di kiri dan kanan jalan, yang membentang sejauh 10 km untuk menyambut pasukan Turki.

Pemandangan mengerikan ini hampir membuat pasukan Turki turun mental. Namun semangat mereka kembali bangkit saat melihat sang Sultan begitu berani menerjang musuh. Mereka terus merangsek maju, mendesak pasukan Dracula melewati Tirgoviste hingga ke Benteng Poenari.

Pasukan Turki yang dipimpin Radu berhasil mengepung Benteng Poenari. Merasa terdesak, isteri Dracula memilih bunuh diri dengan terjun dari salah satu menara benteng. Sedang Dracula melarikan diri ke Honggaria melalui lorong rahasia. Hingga tahun 1475 M Wallachia dikuasai oleh Kerajaan Turki, sebelum akhirnya direbut kembali oleh Dracula yang disokong pasukan salib dari Transylvania dan Moldavia.

Dracula tewas dalam pertempuran melawan pasukan Turki pimpinan Sultan Muhammad II di tepi Danau Snagov, pada Desember 1476. Kepala Dracula dipenggal, kemudian dibawa ke Konstantinopel untuk dipertunjukkan kepada rakyat Turki. Sedang badannya dikuburkan di Biara Snagov oleh para biarawan.

Selain melalui cerita turun-temurun rakyat Rumania, bukti-bukti sejarah terkait riwayat kelam Drakula juga tercatat dengan baik di sejumlah pamflet yang beredar di Jerman dan Rusia.

DIENG Tempat Menyimpan PUSAKA SAKTI

misteri dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, dulunya menjadi tempat para kesatria kerajaan menimba ilmu kesaktian. Konon katanya, banyak mahaguru yang tinggal di kawasan yang memiliki banyak candi peninggalan Hindu itu.
Tokoh pemuda dan budaya Dieng, Alif Fauzi (38) mengatakan, banyak pusaka-pusaka yang tersimpan secara misterius di Dieng. Hal itu tidaklah aneh, karena Dieng dulu menjadi tempat para kesatria kerajaan mencari ilmu kesaktian.


Alhasil, kata dia, banyak orang yang mencoba peruntungan mendapatkan pusaka misterius itu.

" Beberapa Waktu itu ada juga yang dari Keraton Solo gelar upacara untuk ambil pusaka," katanya.
Misteri Pusaka-pusaka yang selama ini pernah berhasil diangkat biasanya dalam bentuk keris dan batu akik. Namun, bukan perkara mudah untuk mengambil pusaka yang tersimpan secara misterius dari Dieng.
Sebab, sejumlah ritual khusus harus dilakukan seperti menjalani puasa dan sebagainya. Setelah itu, jika memang pusaka itu mau diambil maka akan memberi tanda atau petunjuk misterius keberadaannya melalui berbagai hal, salah satunya misalnya melalui mimpi.

"Telaga Warna mitosnya tempat penyimpanan pusaka paling banyak," katanya.

Selain menjadi lokasi yang banyak ditemukan pusaka, Telaga Warna juga, kata dia, dulunya menjadi area pertapaan para kesatria. Konon katanya, Raja Singosari juga pernah bertapa di salah satu goa yang berada di kawasan Telaga Warna.

"Telaga Warna disebut juga area petapaan Mandala Sari. Jadi ada satu bukit untuk pertapaan. Di Mandala Sari ada 3 goa, Goa Semar, Goa Sumur dan Goa Jaran," katanya.
"Ada juga Goa Jimat, Goa Petruk di Dieng untuk simpan pusaka misterius. Goa ini menyimpan belerang sangat tinggi," jelasnya.
Sejarah dan misteri Dieng tak bisa dilepaskan dari kisah pengembaraan seorang resi Hindu dari India mencari Nirwana. Demikian diceritakan tokoh pemuda dan budaya Dieng, Alif Fauzi (38).
Resi misterius itu kemudian memilih tinggal dan menyebarkan Hindu di Dieng setelah meyakini Dieng adalah tempat bersemayamnya Dewa Siwa yang disembahnya. Sejak itulah Dieng mulai ditempati.

Menurutnya, saat era Hindu sekitar abad ke-7 hingga abad 16 sebelum agama Islam masuk, Dieng hanya boleh ditinggali oleh dua kasta yakni kasta Brahmana dan Kesatria. Saat itu Dieng diyakini sebagai tempat suci.


"Orang di luar dua kasta itu dulu gak boleh tinggal di Dieng," katanya.
Dieng memasuki era keemasan saat peradaban ke-2 yakni sekitar abad ke-8 masehi saat dinasti Sailendra. Saat itu, Dieng dijadikan pusat pendidikan bagi para kesatria kerajaan untuk menimba ilmu kesaktian.
"Dieng gunung yang dijadikan padepokan. Ada yang bilang kalau gak ada ganti peradaban mungkin Dieng jadi pusat pendidikan. Jadi dulu di Dieng banyak maha guru yang tinggal di sini," kisahnya.

Menurutnya, sejumlah lokasi di Dieng banyak dijadikan lokasi bertapa. Bahkan, raja-raja juga ada yang bertapa di Dieng.

Biasanya pertapaan dilakukan di goa-goa yang ada di Dieng.
previous home