Makam Nabi Muhammad Dan Masjid Nabawi Akan Dihancurkan

Makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi, Madinah

Rencana Penghancuran Makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi

Kabar mengejutkan datang dari Arab Saudi. Pemerintah Saudi dilaporkan berencana menghancurkan Makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di dalam Masjid Nabawi, Madinah. Rencana ini, sebagaimana dikutip oleh Fars News Agency, menjadi perhatian serius umat Muslim di seluruh dunia karena menyangkut salah satu situs paling suci dalam sejarah Islam.

Proyek Ekspansi Multi Miliar Poundsterling

Ilustrasi rencana penghancuran dan ekspansi Masjid Nabawi Madinah

Pemerintah Arab Saudi tidak hanya berencana menghancurkan makam Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sejumlah situs bersejarah Islam lainnya, termasuk tiga masjid tertua di dunia. Situs-situs tersebut akan diratakan menggunakan buldoser demi proyek ekspansi Masjid Nabawi yang bernilai multi miliar poundsterling.

Penghancuran ini dilaporkan akan dimulai setelah musim Haji berakhir. Di atas lahan yang diratakan tersebut, pemerintah Saudi berencana membangun gedung terbesar di dunia yang mampu menampung sekitar 1,6 juta jamaah sekaligus.

Makam Abu Bakar dan Umar Juga Terancam

Denah sayap barat Masjid Nabawi yang berisi makam Nabi Muhammad, Abu Bakar, dan Umar

Proyek ekspansi ini sebagian besar akan mengambil alih sayap barat Masjid Nabawi. Di sinilah letak masalah utamanya, karena di bagian sayap barat tersebut terdapat makam Nabi Muhammad SAW beserta dua sahabatnya yang juga menjadi Khalifah Rasulullah, yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Ketiga makam ini berada di dalam satu area yang dikenal dengan sebutan Hujrah al-Mutahhara (Ruang Suci).

Fatwa Mufti Besar Arab Saudi

Ilustrasi Masjid Nabawi dan kawasan sekitarnya di Madinah

Pada tahun 2007, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi merilis sebuah pamflet yang memuat rencana penghancuran tersebut. Pamflet itu disusun atas dasar fatwa dari Mufti Besar Arab Saudi, Abdulaziz al-Sheikh. Isinya menyatakan bahwa kubah Masjid Nabawi akan dihancurkan dan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, serta Umar akan diratakan.

Keputusan ini didasarkan pada pandangan tertentu yang menganggap bahwa membangun struktur di atas makam dan menjadikannya tempat ziarah bisa menimbulkan perbuatan syirik. Namun, pandangan ini tentu saja menuai perdebatan luas di kalangan ulama dan umat Islam di berbagai belahan dunia.

Reaksi dari Kalangan Internasional

Irfan al-Alawi, direktur eksekutif Yayasan Riset Warisan Islam (Islamic Heritage Research Foundation), menghabiskan 10 tahun terakhir untuk meneliti dan memantau rencana penghancuran ini. Ia menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam.

"Diamnya kaum Muslimin atas penghancuran Mekkah dan Madinah adalah bencana dan kemunafikan terbesar," ujar Irfan al-Alawi, sebagaimana dilansir berbagai media internasional.

Ia juga menambahkan perbandingan yang cukup menohok: "Film tentang Nabi Muhammad baru-baru ini sudah menyebabkan protes dari seluruh dunia... namun penghancuran tempat kelahiran Nabi, di mana beliau berdoa dan mendirikan Islam, justru dibiarkan hancur tanpa kritik."


Catatan Penting

Artikel ini ditulis berdasarkan laporan yang beredar pada sekitar tahun 2012, di tengah kontroversi besar mengenai proyek ekspansi Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Hingga saat ini, makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi masih tetap berdiri dan belum dihancurkan. Namun, isu ini tetap menjadi perhatian serius mengingat sejumlah situs bersejarah Islam di Mekkah dan Madinah memang telah diratakan dalam proyek-proyek ekspansi sebelumnya.

Sumber: Fars News Agency / JIBI


9 Komentar untuk "Makam Nabi Muhammad Dan Masjid Nabawi Akan Dihancurkan"

  1. asatagfirullah,,,
    tidak bisa dimaafkan,,,

    BalasHapus
  2. sungguh ini adalah berita dusta...
    situs ini sungguh tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya!!!!

    Allåh subhanahu wa ta’ala berfirman:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

    Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

    (QS. al-Hujurat: 6)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ambil positifnya aja,.yang jelek-jelek di buang,.
      Semoga iman kita bertambah kuat..!

      Hapus
  3. HOAX...HOAX...HOAX...HOAX...HOAX

    BalasHapus
  4. Kaum zionis dah masuk ke ranah pemerintah,semua di kendalikan zionis israel,,Allah Akbaaar..Allah Akbar...Allah Akbarr...

    BalasHapus
  5. Hai orang-orang yang beriman jika datang berita dari orang fasiq teliti dulu dan periksa.... inilah yang di perintahkan oleh Allah Azza wa jallah dalam al-Qur'an.... mungkin saja ini dari kalangan... yang benci...

    BalasHapus
  6. Sumber berita ini adalah orang-orang syi'ah yang memang sangat benci dengan Islam. Mereka tidak pernah berhenti membuat fitnah-fitnah murahan supaya orang-orang Islam dari kalangan awwam mengira bahwa pemerintah Arab Saudi adalah musuh kaum muslimin yang harus dilawan.

    BalasHapus

Hari ini adalah hari yang cerah untukmu...

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel