6 Suku Penyihir Paling Berbahaya Di Dunia
Banyak suku di dunia yang menyimpan misteri dan kekuatan mistis yang luar biasa. Dari yang mengandalkan mantra, tarian khusus, hingga pengorbanan, berikut adalah beberapa suku yang dianggap memiliki ilmu sihir paling hebat dan berbahaya yang pernah tercatat dalam sejarah.
1. Suku Gypsy
Suku penyihir paling berbahaya yang pertama adalah Kaum Gypsy. Mereka adalah pengembara misterius yang tersebar di seluruh Eropa serta sebagian Asia, Afrika, dan Amerika. Sebenarnya, suku Gypsy adalah kelompok nomaden yang tidak mempunyai rumah permanen. Namun, jangan pernah berpikir untuk mempermalukan mereka, karena mereka tidak segan-segan mengeluarkan ancaman berbau kematian jika dipancing emosinya.
Sihir:
Mungkin "Lamia" merupakan sihir paling buruk yang dimiliki oleh orang Gypsy. Biasanya, sihir ini digunakan sebagai bentuk hukuman. Cara kerjanya adalah dengan mengambil sesuatu milik korban, entah itu kancing, pena, atau benda lainnya, lalu mengucapkan mantra kepada benda tersebut. Konon, kutukan Lamia akan mengambil jiwa korban dalam beberapa hari dan membawanya ke siksaan tak berujung jika jiwa tersebut tidak bereinkarnasi. Satu hal yang perlu diingat: jangan pernah tertipu oleh dandanan mereka yang tampak biasa.
2. Suku Indian
Suku Indian adalah kelompok masyarakat adat asli yang mendiami benua Amerika jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa.
Sihir:
Sihir yang paling ditakuti dari masyarakat pedalaman Amerika ini adalah "Na Munda". Sihir ini berbeda dengan praktik voodoo yang ada di Haiti. Biasanya, suku Indian melaksanakan sihir ini dengan memanggil arwah menggunakan media tubuh mereka, yang disertai dengan nyanyian, mantra, dan tarian khusus. Sihir ini dipercaya dapat menyebabkan kematian bagi korban tanpa meninggalkan bekas luka fisik. Belakangan, praktik ini dikabarkan juga digunakan untuk penyembuhan dan peramalan.
3. Bulgarian Mystery
Bulgarian Mystery merupakan sekelompok orang dari Bulgaria yang dipercaya memiliki ilmu sihir jarak jauh tingkat tinggi. Pada masanya, sihir ini konon digunakan untuk membantu perebutan wilayah saat terjadi konflik pembagian daerah di Eropa Timur.
Sihir:
Sihir paling unik dari masyarakat Bulgaria adalah "Malka Moma", sebuah nyanyian dengan nada tinggi yang konon memiliki kekuatan mistis. Berbeda dari sihir suku lainnya yang menggunakan benda atau ramuan, sihir Bulgarian Mystery sepenuhnya mengandalkan suara. Namun saat ini, praktik mistisnya sudah punah dan telah bertransformasi menjadi budaya kesenian masyarakat Bulgaria dalam bermusik dan menyanyi.
4. Suku Kiyuku
Kiyuku adalah nama sebuah suku di Afrika yang merupakan pecahan dari suku Murci dan Dassanech. Mereka hidup berpindah-pindah dari kawasan Afrika Timur hingga ke Ethiopia.
Sihir:
Sihir yang dimiliki suku ini adalah "Kiyuku Dancer" atau Tarian Kiyuku. Hingga saat ini, masyarakat sekitar bahkan belum mengetahui secara pasti makna di balik tarian tersebut. Ada yang mengatakan tarian itu untuk menurunkan hujan, ada pula yang menyebutnya sebagai media santet, bahkan tak sedikit yang percaya bahwa orang-orang Kiyuku dapat mengubah gurun pasir menjadi salju melalui tarian ritual ini.
5. Suku Maya
Maya merupakan peradaban orang-orang luar biasa yang mendiami pedalaman hutan Meksiko dan Guatemala. Mereka adalah suku yang sangat maju pada zamannya, terbukti dengan kemampuan mereka menghitung kalender bintang dan keahlian luar biasa di bidang matematika.
Sihir:
Jangan berpikir bahwa suku Maya hanya pandai berhitung. "Toltec" adalah julukan bagi para tetua suku Maya yang dianggap memiliki kebijaksanaan tingkat tinggi. Konon, mereka memiliki kemampuan untuk memanggil hujan, memberikan kekuatan gaib dalam perang, hingga memunculkan matahari dengan melakukan sesembahan berupa jantung manusia, baik yang berasal dari suku mereka sendiri maupun dari musuh. Suku ini juga dikenal memiliki kekuatan militer yang sangat ditakuti oleh suku-suku lain di sekitarnya.
6. Suku Maasai
Suku Maasai berasal dari Kenya. "Arogan, Tak Kenal Takut, dan Bebas" adalah tiga kata yang sangat cocok untuk menggambarkan mereka. Selama ratusan tahun, suku Maasai hidup terpisah dari aturan modern, tidak mengenal kata damai saat berperang, dan sama sekali tidak mengandalkan uang untuk mempertahankan hidup.
Sihir:
Sihir mereka lebih cenderung pada bentuk doa dan ritual penyembahan. Mereka menyembah dewa yang bernama Enkai. Tidak heran jika suku Maasai sangat dijuluki sebagai "Warriors" (Para Pejuang). Konon, dengan bantuan dari dewa Enkai, seorang pejuang Maasai dapat berlari secepat singa dan memiliki kekebalan tubuh di medan perang.
Sadis baget tu kayaknya yak nyapek segitunya, tapi kita harus sadar apapun yang akan terjandi hanya hanya terjadi jaka Allah menghendaki. Jika Allah tidak menghendaki maka terejadilah
BalasHapus